Sebelum lahirnya gampong lamkunyet pada zaman dahulu sebelum penjajahan belanda masyarakat kerab berbudaya hindustan, pada pertemgahan abad 19 tahun 1864 datanglah seorang ulama sufi dari tanah aceh bagian selatan beliau dengan sekuat tenaga mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat untuk kembali kebudaya islami. Ulama tersebut meninggal dunia dan dimakamkan di situ yang bernama ujung alue dengan tersebut maka diabadikanlah menjadi nama sebuah gampong yaitu gampong lamkunyet.